Wah.. lama ga nulis nih.. kali ini aku mau sedikit coret-coret tentang akhwat gaul. monggo dibaca-baca.. eittss.. masih bersambung loh artikelnya.. tunggu lanjutannya ye ^_^
Seiring berputarnya roda peradaban, teknologi pun dikembangkan. Tren dan gaya hidup terus bermunculan mengikuti zaman. Tak ayal lagi, para remaja putri yang rajin mengaji dan menebar nilai-nilai islami, kerap dianggap eksklusif, nggak gaul dan kuper (a.k.a kurang pergaulan). Life style “berbau” Barat sangat menjamur dan menghimpit para akhwat, sehingga gaya gadis-gadis syar’i ini dipandang orang sebagai sesuatu yang jadul atau nggak up to date.
Padahal tren yang gonta-ganti di kalangan remaja itu tidak bisa dihindarkan, baik fun, food, maupun fashion yang ketiganya tengah gencar diproklamirkan oleh kalangan yang memimpikan kehancuran remaja muslim. Lihat aja gaya remaja yang lagi marak sekarang. Mereka yang menyatakan dirinya “gaul” senang sekali nongkrong di cafe atau mall beken, menenteng BB dan gadget terbaru kemana-mana, memakai pakaian bermerk, yang berjilbab pun mengikuti tren busana muslimah “gaul” keluaran terbaru, bahkan saat menyeringai tak jarang dari mereka yang menunjukkan behel fashion membingkai gigi mereka. Lebih miris lagi, banyak orang tua sengaja memberikan uang berlebih kepada anaknya, agar buah hatinya itu tampak keren dan dirinya tampak “wah” dihadapan relasi atau teman arisan. Yaah,, memang lagi-lagi gara-gara gengsi.
Karena itu, seorang muslimah harus dapat membingkai dan membawa diri sebaik mungkin, sehingga tidak kuper namun tetap syar’i. Jadi akhwat ya gaul, ya islami. Siapa bilang akhwat harus melulu berteman dengan yang berjilbab. Pertemanan itu bisa dengan siapa saja kok. Tapi kalau masalah sahabat, beda lagi. Justru jika kita berteman dengan yang belum faham benar tentang islam, maka dia bisa menjadi ladang amar makruf bagi kita. Lumayan kan, sambil menjalin pertemanan, sambil berdakwah, sambil nabung pahala.
Nggak salah juga kok bergaul antara laki-laki dan perempuan. Lagi-lagi asalkan dalam batas-batas yang syar’i. Nggak mau dong kalo dianggap cewek jutek atau lesbi (ups.. sorry) gara-gara selalu menyepi sendiri dan tidak berinteraksi dengan laki-laki sama sekali. Sebagai akhwat kita harus tunjukkan sikap ramah pada siapa saja, termasuk kaum adam. Tapi dalam konteks berinteraksinya bukan untuk “iseng-iseng”, selalu menjaga pandangan, dan tidak berkhalwat atau ikhtilat (baca: berduaan dengan lawan jenis atau bercampur baur dengan lawan jenis yang bukan mahram).
Perihal obrolan, juga nggak ada salahnya kok bagi kita untuk mengikuti tren pembicaraan yang sedang booming. Bukan berarti para akhwat harus menelan bulat-bulat informasi yang didapat, melainkan harus menyaring mana yang sesuai syari’at dan mana yang tidak. Kalau toh ada pembicaraan yang tidak sesuai dengan nilai islam, di situlah peran kita untuk meluruskan dan menjelaskan kepada teman-teman. Jadi ladang pahala lagi kan? Read the rest of this entry »
Feel so surprise to read the title of this article?
well,, listening to nasyid is one of my favorite activity in the spare time.. now, i wanna share the lyric of a nasyid which is sung by “Maidany” - a nasyid group from Medan, Sumatera Utara..
hope it will be useful.. check this out.. :)
Title: Jangan Jatuh Cinta
Album : Jangan Jatuh Cinta Tapi Bangun Cinta
Munsyid : Maidany
Di sini pernah ada rasa simpati Di sini pernah ada rasa menggagumi Rasa ingin memiliki Memasukkanmu ke dalam hati ini
Menjadi penghuni… Mencoba berlindung di balik fitrahnya hati Untuk mencari pembenaran diri… Namun ternyata semua hanya permainan nafsu
Untuk memburu cinta yang semu Aku tertipu… Tuhanku berikanku cinta yang Kau titipkan Bukan cinta yang pernah kutanam.. 2 x
Aku ingin rasa cinta ini Masih menjadi cinta perawan.. Cinta yang hanya aku berikan Saat ijab qabul telah tertunaikan.. 2x
Tuhanku berikanku cinta yang Kau titipkan Bukan cinta yang pernah kutanam.. 5x
Kawan, ngerasa nggak sih kalo Allah tuh sayang banget sama makhluknya. Betapa banyak nikmat yang telah Allah berikan secara gratis tis tis. Namun, terkadang kita menyia-nyiakannya. Bahkan melakukan kedzoliman dan maksiat atas karunia yang diberikanNya, Sungguh, sudah sepatutnya kita senantiasa bersyukur kepada Allah atas limpahan rahmat tiada tara yang telah diberikan kepada kita.
a nasheed by Justice Voice
Rasa syukur yang kita curahkan
Tiada sebanding dengan limpahan rahmat-Nya Kadang kita terbuai untuk mengingkarinya Terhanyut dalam maksiat dan dosa…
Cobalah perhatikan nikmat yang kita rasakan Sungguh tak akan dapat kita menghitungnya…… Semesta alam raya berserta segala isinya Allah ciptakan untuk kita semua….
Reff: Gemercik air hujan menetes ke dunia Membawa karunia bagi semuanya Sinar sang mentari anugerahkan rizki Semua harus kita syukuri…..
Allahu Akbar… Allah Maha Besar… Segala puji kami haturkan… Bimbinglah kami dalam kesyukuran… Rindulah kami ‘tuk keridhoan-Mu….
Bulan penuh rahmat kan segera tiba. Tamu agung ini disongsong dengan penuh suka cita, dengan berlomba-lomba dalam kebaikan, berburu amal, dan memanen pahala sebanyak-banyaknya. Bahkan tentunya bulan yang penuh barokah ini dapat memompa semangat umat muslim dari berbagai kalangan. Apalagi Ramadhan tahun ini bertepatan dengan ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Sehingga suasana heroisme akan semakin terasa, utamanya rasa heroik dalam melawan hawa nafsu selama berpuasa.
Menyemarakkan bulan suci kali ini, Uswah Student Center (Foundation), AcSent (Achievement Student Center), dan TC (Teens Club) bekerjasama mempersembahkan sebuah acara bertajukRamadhan Student Compilation 1432 H. Sebuah rangkaian kegiatan menarik penuh manfaat yang diramu secara tepat, disajikan khusus teruntuk pelajar muslim SMA dan sederajat se-Jawa Timur.
Acara yang digawangi oleh tiga organisasi yang mewadahi pelajar muslim cerdas, kreatif, dan aktif ini, diadakan dengan tujuan menjadikan ramadhan 1432 H lebih berwarna, menumbuhkan suasana heroik di kalangan pelajar untuk meraih kemenangan ramadhan, menumbuhkan jiwa kepedulian sosial, serta memperkenalkan dan meningkatkan citra Uswah Student Center di kalangan pelajar Surabaya khususnya, serta Jawa Timur pada umumnya. Read the rest of this entry »